Kategori
Penyakit Sipilis

Kenali Faktor Penyebab Sipilis

Kenali Faktor Penyebab Sipilis – Tidak heran lagi banyaknya penderita penyakit sipilis di zaman yang modern ini, hal ini disebabkan oleh aktifitas seksual yang sekarang ini semakin bebas, pergaulan seksual secara berganti-ganti pasangan mengakibatkan tertularnya bakteri penyebab sipilis dari penderita satu ke yang lainnya.

Sipilis atau raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang masuk kedalam tubuh kita melalui kulit dan selaput lendir mulut,vagina. yang kemudian bercampur dengan darah. pada umumnya penyakit sipilis menular melalui kontak langsung atau hubungan seksual, oral maupun anal. namun penyakit sipilis juga menular melalui genetik seperti ibu ke anak.  ketika bakteri trepolema pallidum menginfeksi maka akan sampai ke-kelenjar getah bening terdekat dan kemudian masuk melalui pembuluh darah. sipilis bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan yang kemudian dapat membuat janin menjadi cacat bahkan meninggal dalam kandungan.

PENYEBAB PENYAKIT SIPILIS

Penyakit ini ditularkan melalui kontak seksual hampir sama penyebarannya dengan virus HIV (virus ADIS) yang ditularkan ketika seseorang melakukan kontak langsung dengan lesi sipilis (lesi berupa luka, koreng atau benjolan biasanya pada penis, vagina, dubur atau mulut), ketika ibu hamil sangant rentan menularkan ke janin. Ada beberapa macam cara penularan yang menyebabkan menularnya penyakit sipilis antara lain :

  1. kontak langsung dengan penderita jika seseorang mempunyai luka
  2. Berciuman (dengan pertukaran air liur)
  3. Hubungan seksual berupa anal, oral atau vagina
  4. Berbagi alat bantu seks
  5. Penularan dari ibu ke bayi selama kehamilan atu melahirkan
  6. Berbagi jarum atau peralatan lainnya untuk penggunaan narkoba

GEJALA PENYAKIT SIPILIS

Gejala penyakit sipilis dapat terlihat setelah beberapa minggu bakteri treponema pallidum masuk kedalam tubuh. gejala dan tingkatan tersebut antara lain :

Sifilis primer

Pada tahap ini penderita mulai menderita lesi atau luka pada kelamin atau sekitar anus. Lesi atau luka juga bisa terjadi di dalam dan sekitar mulut. Luka ini tidak menimbulkan rasa sakit dan terlihat seperti luka bekas gigitan serangga. Gejala ini terlihat pertama kali kira-kira 3 minggu setelah terinfeksi bakteri dan berlangsung kurang lebih dalam kurun waktu 1-2 bulan. Luka ini kebanyakan akan sembuh tanpa meninggalkan bekas jika penanganan segera dilakukan. Proses pemulihan biasanya sekitar 3-6 minggu.

Sifilis sekunder

Pada tahap sekunder akan terlihat ruam merah pada tubuh penderita terutama pada telapak tangan atau telapak kaki. Pada tahap ini juga kemungkinan terjadi keluhan lain seperti, sakit kepala, demam, nafsu makan turun, radang tenggorokan, nyeri sendi, dan kutil pada kelamin atau anus. Tahap ini kira-kira berlangsung sekitar 1-3 bulan, dengan gejala yang bisa muncul dan menghilang secara berulang-ulang.

Sifilis laten

Setelah penderita melewati tahap sekunder, penderita akan merasa seakan-seakan sembuh. Hal ini terjadi karena pada tahap ini gejala sama sekali tidak terlihat. Namun sebenarnya, bakteri penyebab sifilis masih tetap ada di dalam tubuh penderita. Tahap ini bisa berlangsung sampai sekitar 2 tahun. Jika penderita tidak menyadari bahwa dia mengidap penyakit kelamin ini, dan tidak dilakukan penanganan yang tepat, penyakit ini akan berkembang ke tahap yang paling berbahaya yaitu sifilis tersier.

Sifilis tersier

Pada tahap ini infeksi sudah sangat parah. Penyakit ini mulai memberikan gangguan-gangguan kesehatan serius pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan sendi-sendi. Akibatnya penderita bisa saja mengalami penyakit pada organ-organ tersebut. Penyakit-penyakit yang pernah dilaporkan terjadi akibat komplikasi sifilis adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, bahkan stroke dan penyakit jantung.

Sifilis Kongenital

Pada sifilis kongenital, gejala-gejala yang bisa terjadi pada bayi yang tertular penyakit ini meliputi gangguan pendengaran, batang hidung yang rata, deformasi gigi dan pertumbuhan tulang yang tidak normal. Jadi, jika anda seorang ibu hamil dan diketahui menderita penyakit ini, penanganan yang serius wajib dilakukan. Jika tidak, resiko-resiko seperti keguguran, bayi lahir prematur, bahkan bayi meninggal dalam kandungan bisa terjadi. Kalaupun akhirnya bayi lahir, akibat-akibat buruk seperti disebut diatas akan sangat menghambat perkembangan dan masa depan bayi anda.

CIRI-CIRI SIPILIS PADA PRIA

  1. keluarnya cairan atau kotoran dari penis, nyeri selama hubungan seksual atau pada saat buang air kecil,kerongkongan terasa sakit atau terdapat luka kerongkongan pada orang-orang dengan oral sex.
  2. Nyeri pada daerah sekitar anus pada orang-orang dengan anal sex.
  3. Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan atau lidah. Air kencing berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kutil berwarna kuning.
  4. Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala infeksi yang aneh,lelah yang tidak dapat dijelaskan mengapa, keringat malam, berat badan menurun.
  5. Timbul lepuh kecil pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng. Pembengkakan pada kelenjar limfe, demam dan nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh

CIRI-CIRI SIPILIS PADA WANITA

  1. Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kencing dan atau liang senggama ( keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan )
  2. Rasa nyeri ketika  kencing atau saat berhubungan seksual
  3. Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya
  4. Adanya lecet,  luka kecil ( kadang ada yang tidak terasa sakit ) yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening
  5. Adanya perubahan warna kulit dan mata
  6. Pada wanita, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan
  7. Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar bartholin sehingga penderita susah  jalan karena nyeri. Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan,  jika  ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik ( seluruh tubuh)  ke sendi, jantung,  selaput otak dan lain-lain. Pada ibu hamil,  bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan

Untuk Pengobatan Sipilis silahkan kunjungi >> Obat Herbal  Sipils